Tamu undangan yang hadir dari Kementerian Agama adalah H. Sultani, S.Ag. M.Pd sebagai Kasubag TU Kemenag Kota Bontang mewakili Kepala Kementerian Agama Kota Bontang karena bersamaan ada agenda lain yang lebih dahulu disetujui.
Berikut adalah ringkasan dari isi sambutan beliau yang berhasil dirangkum oleh TIM AMC (Ar Riyadh Media Centre) Hidayatullah yang kiranya menjadi motivasi dan pelecut bagi anak-anak peserta Khatmil Qur’an, para orang tua dan guru-guru.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah kita dapat berkumpul di majelis penuh berkah ini.
Anak-anakku yang saya banggakan, Khatmil Qur'an dan Uji Publik Metode Al Hidayah hari ini bukan akhir dari anak-anakku belajar al qur’an, tapi awal komitmen beramal dan memperjuangkan nilainya. Khatmil Qur'an juga adalah implementasi Iqra' dan wujud dari Khairukum man ta'allamal Qur'ana wa 'allamahu. Ingatlah, Al-Qur'an bukan sekadar dibaca sampai khatam, tetapi cahaya hati yang harus menyinari kehidupan. Dibaca, difahami, lalu diamalkan. Karena “Sesungguhnya Al-Qur'an ini memberi petunjuk kepada jalan yang paling lurus” [QS. Al-Isra: 9].
Bapak Ibu guru dan wali murid,serta anak-anakku, di tengah arus globalisasi dan dampak negatif media social hari ini, Al-Qur'an adalah benteng utama anak-anak kita. Tugas kita belum selesai. Pastikan Qur’an tetap hidup di rumah dan di hati mereka untuk difahami kandungannya, diamalkan dan didakwahkan.
Ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru MI Ar Riyadh Hidayatullah atas pengorbanan tulus membimbing ananda. Satu huruf yang diajarkan bernilai 10 kebaikan. Sungguh, inilah ilmu yang bermanfaat yang pahalanya tidak akan terputus, bahkan ketika kita wafat. Bapak Ibu kelak akan memetik buahnya di dunia dan akhirat.
Momentum ini sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional: melahirkan generasi berakhlaq, berilmu, dan beriman. Kita butuh anak-anak yang cerdas aktual menguasai ilmu dan teknologi, sekaligus kokoh spiritual dan moral berakar pada nilai Al-Qur’an. Maka mari sucikan hati agar Qur’an mudah masuk, satukan visi madrasah dan orang tua, serta kuatkan dedikasi mendidik. Sebab mendidik dengan Qur’an adalah jalan mulia walau melelahkan.
Selamat kepada ananda semua atas khatmil Qur’an dan Uji Publik Al Hidayahnya. Jadikan Al-Qur’an sebagai sahabat hidup, bukan hanya di acara seremonial. Semoga Allah jadikan kita semua Ahlul Qur’an, keluarganya Allah di muka bumi hingga diakhirat kelak.
Wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Penyadur : AMC

0 Komentar