Dashboard Statistik
Total Siswa
0
Laki-Laki (L)
0
Perempuan (P)
0
Formulir Input Siswa
Daftar Siswa
| No | NISN | Nama Siswa | L/P | TTL |
|---|
Buka hati dengan pendidikan Tauhid
Total Siswa
Laki-Laki (L)
Perempuan (P)
| No | NISN | Nama Siswa | L/P | TTL |
|---|
Pada Selasa, 27 Januari 2026, siswa-siswa kelas V MI Ar Riyadh Hidayatullah Bontang mengadakan Outing Class di Bontang Kuala. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan mereka pada keanekaragaman budaya dan potensi ekonomi lokal.
![]() |
OUT DOOR ACTIVITY |
Belajar luar kelas merupakan metode pembelajaran yang efektif untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik. Dengan belajar langsung di lapangan, siswa dapat memahami konsep secara kontekstual, menyenangkan, dan meningkatkan minat serta motivasi belajar.
MI Ar Riyadh Hidayatullah Bontang telah merancang belajar luar kelas sebagai bagian integral dari proses pembelajaran. Guru-guru di sekolah ini menggunakan istilah seperti outdoor learning, field trip, dan study tour untuk menggambarkan kegiatan belajar luar kelas.
"Belajar luar kelas membuat proses pembelajaran lebih atraktif, inspiratif, dan bermakna," Kata salah satu guru saat menanggapi pertanyaan TIM AMC. "Anak-anak senang mengikuti dan lebih termotivasi lagi untuk belajar, nah motivasi belajar dalam diri anak ini sangat penting dibangun sejak dini sebagai fondasi sukses dalam hidup dimasa datang".
Dalam melaksanakan pembelajaran luar kelas, MI Ar Riyadh selalu melibatkan beberapa pihak, seperti orang tua murid, instansi pemerintah, dan pihak lain. Untuk keterlibatan orang tua tidak hanya saat kegiatan dilaksanakan, tetapi sejak pertama merancang pembelajaran diawal semester mereka sudah turut menentukan tema, tampat, pembiayaan dan hal-hal lain untuk terselenggaranya program tersebut.
Salah satu siswa kelas 5 yang mengikuti kunjungan ke mangrove mengatakan, "Saya senang dan ingin berkunjung lagi ke mangrove park untuk belajar dan bermain bersama teman-teman."
Guru-guru MI Ar Riyadh tidak hanya membawa siswa ke luar sekolah, tetapi juga memanfaatkan lingkungan pesantren Hidayatullah sendiri sebagai ruang belajar. Dengan fasilitas yang lengkap dan lingkungan yang luas, siswa dapat belajar dengan lebih efektif dan menyenangkan.
Belajar luar kelas telah menjadi bagian penting dari proses pembelajaran di MI Ar Riyadh, dan hasilnya sangat positif. Siswa menjadi lebih semangat, termotivasi, dan memiliki pengalaman belajar yang bermakna.
Penullis : TIM AMC
![]() |
| Masa libur murid semester ganjil 2025-2026, guru-guru MI Ar Riydah Hidayatullah Bontang menjadikan waktu tepat adakan pelatihan |
Selama dua hari, Dr. Hendro membahas secara tuntas konsep, implementasi, strategi dan asesmen pembelajaran mendalam. Guru-guru MI Ar Riyadh sangat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan hingga selesai.
"Kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami dapat memahami lebih baik lagi tentang pembelajaran mendalam dan bagaimana mengaplikasikannya di kelas," ujar salah satu guru MI Ar Riyadh.
Dengan mengikuti pelatihan ini, guru-guru MI Ar Riyadh dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengajar dan membantu siswa mencapai potensi maksimal. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan dengan baik dan membawa dampak positif bagi pendidikan di MI Ar Riyadh. Terima kasih kepada Dr. Hendro Kuncoro atas ilmu dan pengalaman yang dibagikan!
Seperti apa serunya kegiatan pelatihan, yuk kita lihat potoberikut :
Sebelum serah terima raport dilakukan, terlebih dahulu orang tua murid dari PAUD - SMA berkumpul di Masjid dalam rangka mengikuti sambutan pembina yayasan serta parenting orang tua dengan tema “Mendidik dengan tauladan, cinta, dan do’a”.
Pada acara sambutan pembina mengutarakan, ucapan terimakasih kepada orang tua murid yang telah memilih Sekolah Hidayatullah sebagai pendidikan anak-anaknya. pilihan ini menurutnya adalah hal yang sangat tepat karena Pendidikan Hidayatullah menjadikan ilmu, iman, dan amal shaleh secara terintegrasi ditanamkan kepada peserta didik, karena nya Hidayarullah mengusung Pendidikan Integral Hidayatullah Berbasis Tauhid.
Melanjtkan sambautannya dengan mengatakan bahwa karena itu seorang guru di Hidayatullah tidak sekedar transfer knowledge, namun juga adalah transfer nilai, karena jika hanya transfer ilmu semata sementara kosong dari nilai spirit serta nilai moral, maka hanya akan melahirkan generasi sombong dan kurang beradab.
Setelah sambutan disampaikan oleh pembina, acaran berikutnya "taujih parenting" yang dikemukakan oleh Drs. Nurdin Abdurrahman. Pada kesempatan ini beliau menguraikan implementasi pendidikan dengan ketauladanan, cinta dan do'a.
Beliau mengatakan bahwa anak adalah peniru ulung, dan yang paling pertama ditiru adalah orang tua di rumah sehingga orang tua harus menjadi cermin yang baik. Jika menginginkan anaknya rajin ibadah, maka orang tua terlebih dulu harus rajin beribadah. Jika menginginkan anak yang jujur, sabar dan berbagai sifat baik lain, maka lebih dahulu orang tua menjadi cermin kebaikan.
Lalu mendidik dengan cinta pungkas beliau harus didahului dengan syukur dengan menerima anak apa adanya. Diantara contoh yang beliau sampaikan bagaimana mendidik anak dengan cinta adalah saat anak mendapat nilai raport yang menurun sehingga berpengaruh pada peringkat kelas, yang sebelumnya masuk tiga besar tetapi hari ini melorot hingga sepuluh besarpun tidak masuk.
Kondisi ini menuntut orang tua menyikapi secara bijak sebagai bukti kasih sayang kepada anaknya dengan tetap tenang, tidak marah, apalagi menyalahkan, melainkan mengajak berdialog dengan anak untuk mencari akar perso'alan bersama.
Demikian juga pada masalah-masalah yang lain selalu oang tua hendaknya selalu mendahulukan kelembutan, berdialog mencari solusi, dan tidak gampang menyalahkan anak, serta membandingkan dengan orang lain baik kepada saudaranya atau temannya.
Terakhir mendidik dengan do'a. Do'a dalam Islam dikenal sebagai pengakuan kelemahan diri dan kebergantungan sepenuhnya kepada Allah Ta'ala termasuk dalam mendidik anak. Orang tua tidak menggenggam pikiran dan perasaan anak untuk bisa mengatur sesuai keinginan. Allahlah yang menguasai semua itu sehingga perlu selalu berdo'a agar anak-anak kita ditetapkan hatinya dalam ketaatan, diistiqamahkan dalam kebenaran, dikarunia kecerdasan, kesehatan, keselamatan serta kebahagiaan dunia dan akhirat.
Setelah selesai kegiatan parenting, acara ditutup dengan do'a dan berikutnya orang tua diarahkan menuju ketempat penerimaan raport yang sudah ditentukan oleh panitia.
Terkhusus buat anak-anakku, apa yang tertulis dalam buku raport hanya sebagian kecil dari gambaran hasil pencapaian pembelajaran kalian selama di pondok, kalian semua memiliki potensi yang hampir tak terbatas yang terus perlu digali dan dikembangkan agar kekuatan terbaik kalian dapt diperoleh.
Anak-anakku Jika nilainya tidak memenuhi espektasi jadikanlah pelecut untuk lebih bersungguh-sungguh belajar, dan jika sesuai target atau diatasnya, jangan berpuas diri hingga membuat terlena. Teruslah belajar, berusaha, dan serius berdo'a agar sukses membersamai kalian semua.
Ya Allah ya Rabb…
Jadikanlah anak-anak kami penyejuk hati bagi kami semua, pemimpin bagi orang-orang beriman, karuiai mereka kesehatan yang paripurna, bekali mereka kecerdasan, hiasi pribadinya dengan akhlaq mulia, mudahkan mereka beramal shaleh, dan jagalah mereka dari segala kenurukan. Amin ya Rabbal Alamin.
Penulis Admin dan AMC